Alt

Pesepeda tentunya harus melalui berbagai medan. Adakalanya pesepeda melewati jalanan beraspal, berkerikil hingga tanjakan. Menempuh jalan seperti itu pastinya hal yang lumrah bagi pehobi sepeda. Selain medan yang menantang, pesepeda juga dihadapkan pada jarak tempuh yang beragam mulai dari jarak pendek, menengah hingga jauh. Dengan kondisi seperti itu, pesepeda wajib memiliki stamina yang prima. Nah, untuk mendapatkan stamina yang prima, cobalah simak tips stamina prima saat bersepeda berikut ini.

 

Menguasai keterampilan dasar

 

Menguasai keterampilan dasar bersepeda sangatlah penting untuk semua pesepeda. Tujuannya adalah untuk meminimalisir terjadinya cedera pada sendi, tendon dan otot. Keterampilan dasar bersepeda antara lain keterampilan menjaga kecepatan stabil pada jarak tempuh tertentu, penguasaan rute dengan banyak variasi jalur dan juga teknik pedaling atau mengayuh yang benar agar energi tidak terkuras dan kayuhan lebih efisien.

Latihan keterampilan dasar tersebut bisa dilakukan dengan bersepeda santai selama enam bulan pertama. Sebaiknya lakukan seminggu sebanyak tiga kali hingga empat kali dalam satu minggu. Rute selama latihan tidak perlu jauh-jauh, cukup bersepeda di lingkungan sekitar. Tujuan melakukan latihan dasar ini untuk melatih tubuh beradaptasi dengan kegiatan bersepeda.

 

Bersepeda dengan disiplin

 

Langkah selanjutnya adalah bersepeda dengan disiplin. Setelah enam bulan terus menerus bersepeda, jarak tempuh sepeda yang jauh pun tidak lagi menjadi masalah. Selanjutnya buatlah jadwal untuk menjaga keteraturan dalam bersepeda. Misalnya saja menjadwalkan dalam seminggu melakukan rute sprint pendek bersepeda.

Sprint pendek ini bisa dilakukan berulang saat bersepeda. Lakukan sprint saat otot badan berada dalam kondisi maksimal, kemudian pedal sepeda secepat-cepatnya. Latihan ini bisa dilakukan secara teratur hingga otot dan badan mencapai tingkat kelelahan yang maksimal.

 

 

Perjalanan jauh atau touring sepeda

 

Tips stamina prima saat bersepeda berikutnya adalah dengan melakukan latihan perjalanan jauh atau touring sepeda paling tidak seminggu sekali. Nantinya secara bertahap tambahkan jarak tempuh tak lebih dari 10% dari jarak tempuh sebelumnya. Hal ini akan membantu menciptakan ketahanan otot terutama saat bersepeda jauh dan dalam waktu yang lama.

 

 

Istirahat cukup

 

Sebelum melakukan kegiatan bersepeda baik latihan rutin maupun touring sepeda, pastikan tubuh mendapatkan istirahat yang cukup. Istirahat yang cukup akan membantu tubuh mendapatkan stamina yang optimal saat bersepeda. Sebaliknya, tubuh yang kurang istirahat lalu dipaksakan bersepeda hanya akan menyebabkan kelelahan yang berlebihan.

 

 

Nutrisi untuk tubuh

 

Latihan yang berat setiap untuk membangun stamina tubuh perlu diimbangi pula dengan mengkonsumsi makanan yang kaya nutrisi. Cukupkan asupan karbohidrat dan juga kalori. Jangan lupa untuk selalu memenuhi kebutuhan tubuh terhadap cairan baik ketika sedang bersepeda maupun sebelum dan seusai bersepeda. Suplemen kesehatan dan vitamin juga bisa ditambahkan jika dirasakan asupan makanan belum mampu memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan.

 

 

Kondisi sepeda

 

Kondisi sepeda juga harus mendukung latihan-latihan yang dilakukan untuk membangun stamina prima saat bersepeda. Misalnya saja posisi ketinggian sadel sepeda. Posisi sadel sepeda harus benar-benar tepat dan nyaman agar energi pesepeda tidak terkuras. Selain itu posisi sadel sepeda yang salah juga bisa menyebabkan nyeri-nyeri pada tubuh usai bersepeda. Untuk itu pastikan penyetelan sadel sepeda dilakukan dengan tepat.

 

Nah, itulah beberapa tips stamina prima saat bersepeda yang bisa diterapkan oleh para pesepeda. Dengan menggunakan tips-tips tersebut diharapkan para pesepeda memiliki stamina yang prima saat bersepeda baik untuk jarak tempuh pendek maupun jarak tempuh jauh.

 

(Artikel diambil dari gowesbike.com)