Kiat Bersepeda pada Musim Hujan

You are here

Alt

Musim hujan sudah tiba, haruskah kegiatan bersepeda berhenti. Tentu saja mesti berhenti, bila curah hujannya masuk kategori lebat, apa lagi sangat lebat disertai angin dan petir, alias hujan ekstrem.

Namun bila hujannya masih dalam kategori ringan sampai sedang, tetap bersepeda tidak ada salahnya. Karena bersepeda di tengah hujan memiliki sensasi tersendiri. Mengembalikan memori pada masa kana-kanak misalnya.

Nah, bagaimana bisa tahu kategori hujan? Paling tepat ya, memantau cuaca dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika). Curah hujan 10-20 mm per jam, dikategorikan lebat. Di atas itu, termasuk kategori sangat lebat. Maka bila curah hujan masih di bawah 10 mm per jam, masih oke lah untuk bersepeda.

Tapi di lapangan, ukurannya tentu tidak setepat itu. Visibilitas individu atau kemampuan mata melihat jarak pandang, lebih bisa diandalkan karena lebih terukur. Molly Cameron, pembalap sepeda tersohor dari Oregon, AS, memberikan tips, bila jarak pandang hanya 5-10 kaki (sekitar 1,5 - 3 meter) sebaiknya, batalkan niat bersepeda.

Bila Molly dengan kemampuan teknis bersepeda yang demikian hebat tidak berani menembus hujan dengan jarak pandang 3 meter, tentu setiap individu punya batasan yang lebih sesuai dengan kemampuan. Memaksakan tetap menembus hujan dengan jarak pandang yang terlalu pendek, sangat membahayakan diri sendiri.

Ketika sudah berketetapan hati untuk tetap bersepeda di tengah hujan, ada beberapa jurus yang disarankan oleh berbagai komunitas. Goowes.co misalnya, memberikan 10 tips bersepeda saat hujan. Sedang Koalisi Pesepeda Sanfransisco, merekomendasikan 9 jurus.

Intinya ada tiga hal penting agar bersepeda di tengah hujan tetap aman dan bisa dinikmati.

 

Pertama persiapan sepeda:

- Pastikan ada fender terutama ban depan, untuk menahan air agar tidak muncrat ke muka.

- Nyalakan lampu depan dan lampu belakang serta pasang reflektor di beberapa tempat, seperti roda, helm dan jas hujan, agar terlihat pengguna jalan yang lain

- Kurangi tekanan angin pada ban 15-20 psi, agar cengkeraman lebih kuat

 

Kedua persiapan pesepeda:

- Pakai jas hujan khusus sepeda.

- Gunakan helm dan ransel yang dilapisi rain coats.

- Gunakan kaca mata dengan lensa bening atau warna kuning agar jarak pandang tidak terganggu.

- Siapkan plastik dengan seal untuk menyimpan gawai.

 

Teknik bersepeda:

- Konsentrasi menjaga jarak pandang.

- Kurangi kecepatan hingga 50 persen dibanding bersepeda pada saat cerah.

- Hindari genangan yang membuat marka jalan tidak terlihat.

- Jangan mengerem dan berbelok secara mendadak.

 

Selamat berhujan-hujanan.

 

 

(Artikel diambil dari beritagar.id)